DRPPS

DPM DRPPS UMS Gelar Camp Penyusunan Proposal Program Aksara Mahasiswa 2026

KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Proposal Program Aksara Mahasiswa (Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa) Tahun 2026. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Camp Penyusunan Proposal ini berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Rabu hingga Kamis, 26-27 Agustus 2026, dan bertempat di Nava Hotel Tawangmangu, Jl. Grojogan Sewu Pintu II Ngunut Lor, Tawangmangu, Karanganyar.
Acara strategis ini dihadiri oleh Prof. Dr. Muhtadi, M.Si. selaku Deputi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Hilirisasi DRPPS UMS serta Agus Triyono, M.Si., selaku Kasubdit PkM dan Hilirisasi DRPPS UMS. Tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk mematangkan persiapan sekaligus menyusun strategi penyusunan proposal Program Aksara Mahasiswa tahun 2026. Hal ini dilakukan guna memastikan proposal yang disusun selaras dan kompetitif sesuai dengan panduan resmi dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kegiatan ini diikuti oleh empat tim penyusun proposal yang terdiri dari kolaborasi sinergis antara dosen dan mahasiswa. Keempat tim tersebut dipandu oleh para dosen, yaitu: 1) Siti Azizah Susilawati, S.Si., MP., Ph.D. & Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs.; 2) Dwi Linna Suswardany, SKM., MPH & Aktif Cahyaning Tyas; 3) Dr. Irma Yuliana, S.T., M.M., M.Eng. ; 4) Noor Alis Setiyadi, S.KM., M.K.M, Ph.D., Masing-masing tim dosen tersebut turut didampingi oleh perwakilan mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam perancangan program.
Pelaksanaan kegiatan dipandu langsung oleh Agus Triyono, M.Si., selaku Kasubdit PkM dan Hilirisasi DRPPS UMS yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Sesi pembimbingan diawali dengan identifikasi perkembangan proposal dari tiap-tiap tim. Selanjutnya, narasumber memaparkan materi mengenai Kebijakan Program Aksara Mahasiswa serta Strategi Menyusun Proposal Kompetitif berdasarkan panduan dari kementerian. Pasca pemaparan, agenda dilanjutkan dengan koordinasi teknis penyusunan proposal per tim, pelaksanaan klinik penyusunan proposal, dan diakhiri dengan pendampingan intensif.

Ditekankan juga sebuah pesan penting yang menjadi ruh dan tujuan utama dari program pemberdayaan ini. “Dengan adanya kegiatan Aksara Mahasiswa ini, para mahasiswa dituntut tidak hanya mencari ilmu di bangku kuliah, namun diimplementasikannya di masyarakat dan memberikan manfaat yang baik.” Pesan tersebut menggarisbawahi bahwa dunia kampus bukanlah sekadar menara gading tempat menumpuk teori akademis semata. Lebih dari itu, mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi praktis dan inovatif di lapangan. Melalui aksi nyata ini, diharapkan tumbuh kepekaan sosial yang tinggi pada diri mahasiswa sehingga mereka dapat merespons persoalan riil masyarakat dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Program Aksara Mahasiswa ini pada hakikatnya merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh mahasiswa dengan bimbingan dan pendampingan dari dosen. Menutup rangkaian kegiatan, pihak pelaksana yakni DPM DRPPS UMS menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan para dosen serta mahasiswa. Kesediaan dan komitmen tim dalam mengikuti kegiatan penyusunan proposal ini diharapkan mampu membuahkan hasil yang maksimal sehingga program pemberdayaan masyarakat ini dapat berjalan dengan baik dan berdampak positif.

Scroll to Top